KitaAda Di Akhir ZaMan Hindari pekerjaan ini. Discussion in 'General Internet' started by ani125, Aug 20, 2015. ani125 Member. Joined: Jun 26, 2015 Beliau melaknat perempuan yg membuat tato , perempuan yg meminta ditato,orang yang memakan harta riba,orang yg memberi riba,dan orang yg membuat patung . d. Memakan harta yg riba.
Untukmenghadapi dahsyatnya fitnah akhir zaman di mana seseorang beriman pagi harinya dan kafir di waktu petangnya, berikut iga hal yang harus diperhatikan. 1. At-Talaqqi. Yaitu belajar dengan seorang syaikh yang 'alim, sholeh dan mempunyai sanad ilmu yang jelas, dari guru ke guru, dari 'alim ke 'alim, dari syaikh ke syaikh, sampai kepada
Dariuraian diatas dapat kita simpulkan bahwa riba yang berlaku pada masa jahiliyah ada dua model, yaitu : 1. Tambahan yang disyariatkan dan disepakati pada saat memulai transaksi pinjam-meminjam. 2. Tambahan lain dari tambahan yang telah disepakati sebelumnya, atau tambahan secara berulang-ulang yang diakibatkan mundurnya pembayaran saat jatuh
BupatiTapteng Bakhtiar Sibarani berfoto bersama ribuan warga di akhir masa jabatannya (Istimewa) Tapteng -. Masa jabatan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Bakhtiar Ahmad Sibarani, berakhir hari ini. Puluhan ribu warga berkumpul bersama untuk melepas Bakhtiar yang sudah menjabat selama lima tahun.
Penyusun: Mohammad Syazwan Bin Maamin Kandungan a. Pendahuluan b. Sistem Kupon Hari Kantin Sekolah dan Sistem Duit Kertas
Vay Tiá»n Nhanh Chá» Cáș§n Cmnd. Selama beribu-ribu tahun lamanya manusia telah hidup di dunia zaman telah berlalu dan mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan hidup manusia baca perkembangan islam abad pertengahan . Islam sendiri meyakini bahwa manusia saat ini tengah hidup di akhir zaman dan hari kiamat atau hari akhir dibangkitkannya manusia akan segera tidak ada yang mengetahui kapan hari kiamat itu akan datang kecuali Allah Subhanahu Wa Taâala. Setiap umat Islam tentunya harus mengimani hari akhir atau hari kiamat tersebut karena pada hari tersebut manusia yang sudah mati akan dibangkitkan kembali dan dihisab amal perbuatannyabaca fungsi iman kepada Allah SWT. Hari kiamat atau yang dikenal dengan hari akhir zaman atau yaumul akhir adalah hari dimana umat manusia akan dibangkitkan oleh Allah subhanahu wa taâala dan ditimbang amal Akhir ZamanMeskipun tidak ada seorangpun yang tahu kapan akan datang hari kiamat ada beberapa hal yang menandai bahwa manusia saat ini tengah berada di akhir zaman atau yang dikenal dengan sebutan Asyrath as saah dan kejadiant tersebut terjadi sekali maupun berulang-ulang. Berikut adalah tanda tanda akhir zaman Diutusnya Nabi Muhammad SAWRasulullah SAW adalah Rasul penutup yang menandakan bahwa kaum manusia saat ini adalah kaun yang hidup di akhir zaman. Rasul bersabda baca keutamaan cinta kepada Rasulullah SAW bagi umatnya Masa diutusnya aku dan hari terjadinya Kiamat seperti dua jari iniâ.âAnas Radhiyallahu Anhu berkata, âDan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam merapatkan jari telunjuk dengan jari tengahnya.â HR. Muslim.Wafatnya Nabi Muhammad SAWDalam suatu hadits Rasul bersabdaHitunglah enam tanda menjelang datangnya hari Kiamat dan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya Kematiankuâ.â HR. Al-Bukhari.Penaklukan Baitul MaqdisPenaklukan baitul maqdis atau yang dikenal dengan masjidil aqsa di Palestina adalah salah satu tanda akhir zaman khususnya yang terjadi pada tahun ke 16 H sebagaimana yang disebutkan dalam hadits baca sejarah peradaban islam dan peninggalan sejarah islamHitunglah enam tanda menjelang datangnya hari Kiamat dan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya Penaklukan Baitul Maqdisâ.â HR. Al-Bukhari.Mewabahnya Thaâun AmwasRasul bersabda âHitunglah enam tanda menjelang datangnya hari Kiamat dan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya Kemudian banyaknya kematian yang menimpa kalian bagaikan penyakit quâash1 kambingâ.â HR. Al-Bukhari.Ibnu Hajar berpendapat bahwa wabah penyakit thaâun amwas sudah merebak saat masa kekhalifahan Umar bin Khatab atau pasca penaklukan baitul maqdis. Wabah tersebut terjadi pada tahun 18 H dan menewaskan lebih dari 25000 Harta Hingga Tidak Ada Yang Menerima SedekahDisebutkan dalam hadits rasulullah tanda akhir zaman yang lain adalah berlimpahnya harta dan sulitnya menemukan orang untuk diberi sedekah. baca keutamaan bersedekahâTidak akan terjadi hari Kiamat hingga harta benda banyak pada kalian, lalu melimpah ruah, sampai-sampai menyusahkan pemilik harta mencari orang yang menerima sedekah darinya, dan seorang dipanggil untuk menghadapnya, lalu dia berkata, Aku tidak memiliki keperluan terhadapnyaâ.â HR. Al-Bukhari dan Muslim.Munculnya Beragam FitnahFitnah yang dimaksud disini adalah cobaan atau ujian. Sebagaimana tanda ini disebutkan dalam suatu haditsâSesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat terjadi banyak fitnah,bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, dan di sore harinya menjadi kafir. Ada yang di sore harinya dalam keadaan beriman, dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika rumah salah seorang dari kalian dimasuki fitnah, maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam Habil.â HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-HakimBanyaknya Nabi PalsuBermunculannya nabi palsu adalah salah satu tanda akhir zama. Pada masa Rasulullah sendiri setelah Rasul wafat ada beberapa orang yang mengaku sebagai nabi diantaranya yaitu Musailamah al kazzab, Thulaihah bin Khuwailid al-Asadi,serta di masa ini juga muncul nabi palsu seperti Mirza ahmad al qadiyani yang berasal dari India. Rasul bersabdaâTidak akan terjadi hari Kiamat hingga dibangkitkan para dajjal pendustaâ yang jumlahnya mendekati tiga puluh, semuanya mengaku bahwa mereka adalah utusan Allah Rasulullah.â HR BukhariTersebarnya Stabilitas KeamananTanda akhir zaman yang lainnya adalah rasa aman dalam diri manusia dan keamanan yang terjamin disetiap negara. Rasul bersabdaTidak akan terjadi Kiamat hingga seseorang pengendara kendaraanberjalan di antara Irak dan Mekkah tidak merasa takut kecuali takut tersesat di jalanâ.â HR AhmadFenomena Api HijazMunculnya api Hijaz pada pertengahan abad ke 7 H yakni pada tahun 654 H adalah salah satu pertanda akhir zaman sesuai dengan sabda nabi Muhammad SAWâTidak akan terjadi hari Kiamat sampai api keluar dari tanah Hijaz yang menerangi leher-leher unta di Bashra.â Peperangan dengan Bangsa TurkiImam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasululullah SAW bersabda âTidak akan terjadi hari Kiamat hingga kaum muslimin memerangi bangsa Turki, yaitu kaum yang wajah-wajahnya seperti tameng yang dilapisi kulit, mereka memakai pakaian yang terbuat dari bulu, dan berjalan dengan sandal yang terbuat dari bulu.â HR Muslim baca juga perkembangan islam di EropaPeperangan dengan Bangsa AjamSesungguhnya rasul bersabda bahwa âTidak akan terjadi hari Kiamat sampai kalian memerangi bangsa Khuz dan bangsa Karman dari kalangan Ajam, bermuka merah, berhidung-hidung pesek, bermata sipit, wajah-wajah mereka bagaikan tameng yang dilapisi kulit, dan sandal-sandal mereka terbuat dari bulu.â HR. Al-BukhariHilangnya AmanatSalah satu tanda akhir zaman adalah hilangnya amanat pada suatu kaum. Sesuai dengan hadits RasulullahJika amanat telah disia-siakan, maka tunggulah Kiamat.â Abu Hurairah ra bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana amanat itu disia-siakan?â Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, Jika urusan diserahkan kepada selain ahlinya, maka tunggulah Kiamat!â.â HR. Al-BukhariDiangkatnya ilmu dan fenomena KebodohanWafatnya para ulama dan mereka yang berilmu adalah salah satu tanda akhir zaman dan kiamat sudah dekat. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut baca juga islam dan ilmu pengetahuan âSesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu langsung dari para hamba, tetapi mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang alim, maka manusia akan menjadi orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, kemudian mereka akan memberikan fatwa tanpa ilmu, maka mereka seat lagi menyesatkan orang lain.â HR. Al-Bukhari dan MuslimBanyaknya Pasukan dan Pendukung KezhalimanMakin maraknya orang dan pendukung kezhaliman adalah salah satu tanda akhir zaman. Rasul bersabdaDua kelompok manusia penghuni neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu golongan orang-orang yang membawa cemeti seperti buntut sapi, mereka memukuli manusia dengannya âHR MuslimMerebaknya PerzinaanMasalah zina saat ini bukan lagi jadi rahasia besar dan hal yang tabu khususnya di negara barat. Hal ini adalah salah satu pertanda bahwa akhir zaman telah tiba sebagaimana yang disebutkan dalam hadits rasulullah SAW bersabda baca juga cara bertaubat dari zina dan amalan penghapus dosa zinaSesungguhnya diantara tanda-tanda Kiamat adalah âŠâŠâŠâ dan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya Merebaknya perzinaanâ.âMerajalelanya praktek ribaRiba adalah suatu perbuatan mengambil keuntungan dari harta yang dipinjamkan dan hal ini dilarang dalam islam. Merajalelanya praktek riba yang dilakukan oleh bank modern saat ini adalah salah satu tanda akhir zaman sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut baca juga cara menghindari riba dan hukum riba dalam islamSungguh akan datang suatu zaman pada manusia, seseorang tidak peduli lagi dengan status kehalalan atau keharaman harta yang ia perolehâ HR BukhariFenomena anggapan alat musik adalah halalTanda yang lain adalah musik yang semakin merebak dan orang menganggapnya halal. Sebagaimana disebutkan dalam haditsâKelak terjadi dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutra, khamer dan alat-alat musik. Dan sungguh ada beberapa kaum yang akan singgah di suatu pegunungan yang tinggi, pada sore harinya seorang pengembala menjambangi mereka dengan membawa hewan ternaknya, mereka didatangi âoleh pengembala fakir itu- untuk suatu kebutuhan, lalu mereka berkata Kembalilah kepada kami besok.â Maka di malam harinya Allah membinasakan mereka dan hancurlah gunung tersebut, dan merubah sebagian mereka menjadi kera dan babi sampai hari kiamat.âMaraknya peredaran Minuman Keras atau khamerMinuman keras atau minuman beralkohol haram hukumnya dan salah satu tanda akhir zaman adalah merebaknya khamer atau minuman keras tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut baca juga minuman haram menurut islamDiantara tanda-tanda Kiamat adalah âŠâŠâŠ..dan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya Maraknya minuman khamer â.â HR MuslimBerlomba-lomba Menghiasi MasjidSebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA bahwa Rasul bersabda âSungguh kamu akan menghiasinya masjid-masjidmu sebagaimana bangsa Yahudi dan Nashrani menghias tempat-tempat ibadah mereka.â HR. Al-BukhariBerlomba-lomba Meninggikan BangunanSaat ini setiap negara dan wilayah berlomba-limba mendirikan gedung yang tinggi dan hal ini adalah salah satu tanda akhir zaman. Sebagaimana yang disebutkan dalam haditsâDan bahwa engkau akan menyaksikan orang yang bertelanjang kaki dan badan, lagi miskin yang mengembala domba, berlomba-lomba meninggikan bangunan.â HR MuslimBudak Wanita Melahirkan TuannyaTanda selanjutnya adalah adanya seorang wanita yang melahirkan tuannya, maksudnya adalah sang ibu nantinya akan melayani anak yang ia lahirkan seperti tuannya. Seperti yang disebutkan dalam hadits âAku kabarkan kepadamu tentang tanda-tandanya, yaitu jika seorang budak wanita melahirkan tuannya.â Muttafaqun AlaihiMaraknya PembunuhanBanyaknya kasus pembunuhan keji yang terjadi saat ini adalah salah satu pertanda akhir zaman yang disebutkan dalam hadits berikutâTidak akan datang hari Kiamat hingga banyak al-harj.â Mereka bertanya, âWahai Rasulullah, apakah al-harj itu?â Beliau menjawab, âPembunuhan, pembunuhan.â HR. Muslim.Zaman Semakin SingkatSemakin cepatnya waktu berlalu adalah salah satu pertanda bahwa kiamat sudah semakin dekat/ Dari Abu Hurairah RA, âRasulullah SAW bersabda âTidak akan terjadi hari Kimat hingga zaman semakin singkat, maka jadilah setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan hari jumâat seperti sehari, sehari bagaikan sejam, dan sejam bagaikan seperti terbakarnya pelepah pohon kurma cepat sekali, pent..â HR Ahmad, at-Tirmidzi, dan Al-Albani meshahihkannya.Pasar Semakin berdekatanSemakin merebaknya pasar atau tempat berjual beli adalah salah satu tanda akhir zaman. Rasul bersabda âTidak akan terjadi hari Kiamat hingga muncul berbagai fitnah, banyaknya kebohongan dan berdekatannya pasar.â HR. AhmadFenomena KemusyrikanSesungguhnya rasul bersabda dan menyebutkan bahwa salah satu pertanda akhir zaman adalah banyaknya fenomena kemusyrikan atau orang yang menyekutukan Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut baca syirik dalam islam âJika pada umatku pedang telah diletakkan, maka ia tidak akan pernah diangkat darinya sampai hari Kiamat, dan tidak akan terjadi hari Kiamat hingga beberapa kabilah dari umatku mengikuti kaum musyrikin, dan beberapa kabilah dari umatku menyembah berhala.âMenjamurnya Perbuatan dan Ucapan Keji atau Fasha, Putusnya Silaturahmi, dan Buruknya Hubungan antar tetanggaTanda akhir zaman yang lainnya adalah orang semakin mudah berbuat dan berkata keji, semakin mudahnya memutus silaturahmi dan hubungan antar tetangga yang buruk, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut âTidak akan terjadi hari Kiamat hingga muncul banyak perbuatan dan perkataan keji, pemutusan silaturahmi, dan jeleknya hubungan bertetangga.â Orangtua Bergaya Anak MudaTanda akhir zaman ini banyak kita temui saat ini, para orangtua yang berpakaian dan bertingkah laku seperti anak muda. Hal ini disebutkan dalam hadits berikut Akan ada di akhir zaman satu kaum yang menyemir rambut mereka dengan warna hitam bagaikan dada burung merpati, mereka tidak akan pernah mencium harumnya surgaâ.â HR. Ahmad.Maraknya kekikiranSemakin banyak orang kikir dan merebaknya kebakhilan adalah salah satu tanda akhir zaman yang disebutkan dalam hadits berikut âZaman semakin berdekatan, amal berkurang dan kekikiran dilemparkan ke dalam hati.â HR. Al-BukhariMaraknya PerdaganganPerdagangan yang banyak dipraktekkan saat ini adalah salah satu tanda akhir zaman yang disebutkan oleh rasulullah SAW âMenjelang datangnya hari Kiamat, salam hanya diucapkan kepada orang-orang tertentu, dan merebaknya perdagangan hingga seorang wanita turut serta bersama suaminya dalam berdagang.âBanyaknya Peristiwa Gempa BumiBumi yang didiami oleh manusia semakin tua dan pergeseran lempeng benua yang menua membuat gempa semakin sering terjadi. Hal ini adalah salah satu tanda akhir zaman. Rasulullah SAW bersabda âTidak akan terjadi hari Kiamat hingga terjadi banyak peristiwa gempa bumi.â HR. Al-BukhariBanyaknya Orang-Orang yang Ditenggelamkan ke Dalam Bumi, Diubah Raut Wajahnya dan Dilempar BatuTanda terakhir yang menjadi pertanda datangnya kiamat semakin dekat, disebutkan dalam hadits berikut ini âAkan ada pada akhir umatku orang-orang yang ditenggelamkan ke dalam bumi, dirubah rawut wajahnya, dan dilempari batu.â Aisyah Radhiyallahu Anha berkata Aku bertanya, Wahai Rasulullah, apakah kami akan dibinasakan sementara masih ada orang-orang soleh ditengah-tengah kami?. Beliau menjawab, âBenar, ketika kemaksiatan telah merajalela.âDemikian tanda-tanda akhir zaman yang telah terjadi dan berlangsung hingga saat ini. Untuk itulah seorang umat muslim harus senantiasa waspada dan meningkatkan ibadahnya kepada allah SWT karena kiamat pasti akan datang meskipun tanda-tanda kiamat besar belum nampak.
Riba. Banyak umat Islam yang lupa dan lalai untuk menjauhi urusan yang satu ini. Urusan yang membuat banyak orang terlena dengan kenikmatan dunia dan menafikan dosa-dosa yang ditimbulkannya. Riba adalah prilaku yang diharamkan oleh Allah Swt seperti yang dijelaskan dalam beberapa ayat dalam Al-Quran. Riba artinya ziyadah tambahan yaitu mengambil tambahan dari harta pokok atau modal secara batil. Pada empat belas abad yang lalu Rasulullah Saw sudah memberikan peringatan kepada umat Islam bahwa salah satu tanda-tanda akhir zaman kiamat adalah ketika semua orang tidak bisa lepas dari praktek riba, hampir di semua lini kehidupannya. Sehingga apabila mereka ingin melakukan transaksi apapun, dimanapun dan kapanpun, maka ia otomatis terkena riba. "Pada empat belas abad yang lalu Rasulullah Saw sudah memberikan peringatan kepada umat Islam bahwa salah satu tanda-tanda akhir zaman kiamat adalah ketika semua orang tidak bisa lepas dari praktek riba, hampir di semua lini kehidupannya." Banyak hadits yang menjelaskan kebenaran tentang kabar ini, salah satunya hadit Rasulullah Saw, âMenjelang datangnya hari kiamat akan merajalela riba,â HR Thabrani. Melalui hadits lain Rasulullah Saw juga bersabda, âSungguh akan datang pada manusia suatu masa ketika tidak ada seorangpun di antara mereka yang tidak akan memakan harta riba. Siapa saja yang berusaha tidak memakannya, maka ia tetap akan terkena debu riba-nya,â HR Ibnu Majah. Dalam hadits lain yang bersangkutan mengenai persoalan ini Rasulullah Saw bersabda, "Sungguh akan datang pada manusia suatu zaman yang pada waktu itu orang tidak memperdulikan lagi harta yang diperolehnya, apakah dari jalan halal atau dari jalan haram.â Shahih Bukhari. Hadits-hadits ini menjelaskan betapa hiruk-pikuk praktek riba pada akhir zaman sudah menjangkit semua lini kehidupan umat Islam. Tua-muda, kaya-miskin, semua melakukannya. Mereka sudah tidak peduli lagi sumber rizki halal atau haram. Bahkan, manusia yang ingin keluar dari riba pun ia masih tetap terkena riba karena jalur utama transaksi keuangan dan perdagangannya tersebut dipegang oleh sistem kekuasaan yang berasaskan riba. 14 abad yang lalu Rasulullah melontarkan peringatan melalui hadits-hadits yang sudah saya jelaskan tersebut kepada para sahabatnya. Tentu sudah melewati banyak dekade zaman, kehidupan dan perang dunia. Namun pernahkan kita membayangkan bahwa zaman akhir yang disebutkan oleh Rasulullah itu adalah zaman kita 1437 Hijriyah atau 2016 Masehi saat ini? Sebab, semua yang dijelaskan Rasulullah Saw tersebut sudah jelas terlihat dan benar-benar sudah terjadi dalam kehidupan kita. Cobalah kita mencermati semua urusan kita terkait uang, bisnis dan belanja yang mau tidak mau sudah terkoneksi dengan bank-bank yang menghalalkan riba, sementara semua umat Islam berada di dalamnya dan sulit sekali keluar darinya, maka sudah bisa dipastikan bahwa yang disebut akhir zaman oleh Rasulullah itu adalah zaman kita saat ini, dan pesan yang disampaikan oleh Rasulullah Saw itu adalah pesan untuk kita semua umat Islam yang hidup di zaman ini. Bayangkan saja semua orang saat ini tidak bisa lepas dari praktek riba oleh dunia perbankan, lebih-lebih untuk urusan pembiayaan dan kartu kredit yang bunganya cukup fantastik. Kita semua seperti sudah dipaksa harus bertransaksi ke bank. Mau bayar pulsa harus lewat bank. Menabung di Bank. Mau belanja online lewat bank. Bayar kuliah lewat bank. Bayar asuransi lewat bank. Mau kredit motor lewat bank. Kredit mobil lewat bank. KPR rumah harus lewat bank. Mau buka usaha harus pinjam uang dari bank. Gajian tranfer lewat bank. Mau kirim uang ke orang lain harus melalui bank, dan masih banyak transaksi-transaksi lainnya yang membuat semua umat Islam begitu terikat dengan bank yang menghalalkan riba. Sehingga semuanya terlena, seolah-olah tidak berdosa karena sudah terbiasa. "Bayangkan saja semua orang saat ini tidak bisa lepas dari praktek riba oleh dunia perbankan, lebih-lebih untuk urusan pembiayaan dan kartu kredit yang bunganya cukup fantastik. Kita semua seperti sudah dipaksa harus bertransaksi ke bank." Bahkan, pada prinsipnya ketika kita masih menggunakan uang kwartal atau uang kertas terbitan pemangku kebijakan keuangan dalam setiap urusan dan transaksi kita, maka kita sudah termasuk bertransaksi riba. Inilah yang kemudian yang disebut oleh Rasululla Saw bahwa tanda-tanda akhir zaman adalah ketika orang-orang yang tidak ingin memakan riba ia tetap akan terkena debunya riba, karena pusat urusan keuangannya masih dikendalikan oleh pemilik riba. Seringan-Ringannya Dosa Riba Di akhir zaman ini riba sudah menjadi semacam virus mematikan yang memiliki banyak jalan untuk menggerogoti umat Islam. Sehingga tidak ada seorang pun yang bisa terlepas dari dosanya. Rasulullah mengabarkan tentang ada 73 macam riba, sedangkan dosa riba yang paling ringan adalah seperti menzinahi ibu kandung sendiri. Rasulullah bersabda, âRiba itu ada 73 macam. Sedangkan dosa yang paling ringan adalah seperti seseorang yang menikahi menzinahi ibu kandungnya sendiri,â HR Ibnu Majah. Berzinah dengan orang lain adalah dosa besar. Apalagi menzinahi ibu kandung sendiri, tentu dosanya lebih besar lagi. Lalu bagaimana dengan dosa riba yang paling berat? Rasulullah Saw pernah bersabda, âSatu dirham riba yang dimakan oleh seseorang, sementara ia tahu, adalah lebih berat dosanya daripada berzinah dengan 36 pelacur. HR Ahmad. Satu dirham itu bila dikalkulasikan dengan rupiah sama dengan 50 ribu rupiah. Artinya apabila seseorang memakan harta hasil riba hanya sebesar Rp 50 ribu, sama dengan telah berzinah dengan 36 pelacur. Coba bayangkan bagaimana dengan harta yang mengandung riba yang jumlahnya lebih dari 50 ribu rupiah, jutaan hingga milyaran rupiah? Artinya pelaku riba sudah menzinahi berapa ratus dan berapa ribu pelacur dalam hidupnya. Lalu apabila disejajarkan dengan hukuman bagi pezinah, maka berapa ratus kali atau berapa ribu kali pelaku riba harus dirajam? Ini belum termasuk azab yang akan ia terima di akhirat nanti yang tentu saja sangat dahsyat dan amat mengerikan. "Satu dirham itu bila dikalkulasikan dengan rupiah sama dengan 50 ribu rupiah. Artinya apabila seseorang memakan harta hasil riba hanya sebesar Rp 50 ribu, sama dengan telah berzinah dengan 36 pelacur. Coba bayangkan bagaimana dengan harta yang mengandung riba yang jumlahnya lebih dari 50 ribu rupiah, jutaan hingga milyaran rupiah?" Disamping itu riba telah membuat banyak bencana dan mala petaka di dunia. Berapa banyak orang yang kehilangan hartanya gara-gara tidak sanggup bayar angsuran motor, mobil, cicilan rumah, dan hutang usaha. Motor disita, mobil ditarik bank, rumah disegel, tanah dicaplok, hingga perusahaan diakuisi sepihak oleh yang punya kebijakan, karena sudah tidak sanggup membayar hutang riba. Dengan sistem bunga yang cukup tinggi tersebut berapa banyak umat manusia yang mati kelaparan karena telah terjadi kesenjangan ekonomi dan tidak meratanya pembangunan akibat dari menumpuknya uang dan barang di satu lokasi pemilik modal yang menjalankan riba. Inilah fakta terbesar yang harus dihadapi oleh semua umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia, bahwa dengan kondisi riba yang sudah menggerogoti semua sendi kehidupan kita, artinya kita sekarang berada di akhir zaman. Lalu, apa yang bisa kita lakukan? Bisakah kita keluar dari riba? Bagaimana caranya? Untuk semua umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia, harus kita ketahui bahwa keluar dari riba adalah menjadi keharusan, karena riba itu adalah termasuk perbuatan dosa. Kita tentu tidak mau setiap hari menanggung dosa seperti menikahi ibu kandung sendiri atau menzinahi 36 pelacur dengan hukuman rajam berpuluh dan beratus kali. Disamping itu zinah adalah perbuatan dosa, juga sangat hina bahkan lebih hina dari binatang. "Kita tentu tidak mau setiap hari menanggung dosa seperti menikahi ibu kandung sendiri atau menzinahi 36 pelacur dengan hukuman rajam yang berates-ratus kali. Disamping itu zinah adalah perbuatan dosa, juga sangat hina bahkan lebih hina dari binatang." Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah beristigfar memohon ampunan Allah Swt dan segera kembali kepada Al-Quran dan sunnah Rasulullah Saw. Kedua, segera tinggalkan semua urusan-urusan kita yang ada di bank-bank riba dan segera beralih ke sistem syariah seperti yang dilakukan oleh banyak bank Syariah yang dinaungi oleh OJK Syariah dengan sistem pendanaan atau pembiayaan yang dilakukan oleh jaringannya secara Islam. Ketiga, harus teliti dalam bertransaksi, pastikan semua perusahaan keuangan yang melayani kita adalah yang menggunakan sistem syariah. Untuk informasi mengenai layanan keuangan syariah kita bisa mencari informasi melalui website dan blog yang ada di internet. Kelima, istiqomah dalam menjalankannya, sehingga tidak ada posisi tawar lagi untuk beralih menggunakan sistem keuangan konvensional, karena yang halal itu sudah jelas dan yang haram itu juga sudah sangat jelas, sedangkan riba adalah bagian dari haram. Apabila kita masih menjalankan dan mendukung sistem riba artinya kita tidak mengabaikan seruan Allah Swt dan Rasul-Nya dan berharap kiamat akan segera datang. Wallahualam
DI semua lini kehidupan kita sekarang ini, hampir tak ada celah kita lepas dari riba. Riba melekat erat dengan kehidupan kita. Empat belas abad yang lalu, Rasulullah saw mengatakan bahwa, âSungguh akan datang pada manusia suatu masa ketika tiada seorangpun di antara mereka yang tidak akan memakan harta riba. Siapa saja yang berusaha tidak memakannya, maka ia tetap akan terkena debu ribanya,â HR Ibnu Majah, hadits dan Sunan Abu Dawud, hadits dari Abu Hurairah. Masa yang disebutkan oleh Rasulullah itu sedang terjadi sekarang. Bayar kuliah, lewat bank. Beli pulsa bisa lewat bank. Asuransi. Kredit. Bikin usaha dengan meminjam ke bank. Gajian. Kirim uang ke orang lain, dan ketika kita masih menggunakan uang kwartal pun, itu sudah termasuk suatu transaksi ribaâdan mungkin inilah yang dimaksud oleh Rasulullah dengan terkena debu riba itu. Begitu banyaknya pintu dan ruang riba di sekeliling kita sekarang ini, sebagaimana hadist Rasulullah, âRiba itu mempunyai 73 macam. Sedangkan dosa yang paling ringan dari macam-macam riba tersebut adalah seperti seseorang yang menikahi menzinai ibu kandungnya sendiri,â HR Ibnu Majah, hadits dan Al Hakim, Jilid II halaman 37; dari Ibnu Masâud, dengan sanad yang shahih. Allah telah memberitakan dengan jelas dan gamblang tentang bagaimana riba dan apa sanksi bagi pengguna riba. Riba adalah penambahan pada modal pokok sedikit ataupun banyak lipatannya. Riba bukan lagi masalah bagi kebanyakan orang. Riba Merajalela, Salah Satu Tanda Kiamat Di antara tanda-tanda semakin dekatnya kiamat lagi ialah munculnya riba secara merajalela di tengah-tengah masyarakat dan ketidakpedulian mereka terhadap makanan yang haram. Di dalam suatu hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Masâud radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam, beliau bersabda, yang artinya âMenjelang datangnya hari kiamat akan merajalela riba,â HR Thabrani sebagaimana termaktub dalam At-Targhib Wat-tarhib karya Al-Mundziri 39, dan beliau berkata, âPerawi-perawinya adalah perawi-perawi shahihâ. Dan di dalam kitab Shahih diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasululloh Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya âSungguh akan datang pada manusia suatu zaman yang pada waktu itu orang tidak memperdulikan lagi harta yang diperolehnya, apakah dari jalan halal atau dari jalan haram.â Shahih Bukhari, Kitab Al-Buyuâ, Bab Qaulil-Lah Azza wa Jalla âYaa ayyuhal-ladziina aamanuu taâkuluu ar-ribaaâ 4 313, dan Sunan Nasaâi 7 234, Kitab Al-Buyuâ, Bab Ijtinaabi Asy-Syubuhaat fi Al-Kasbi. Kandungan atau isi hadits-hadits ini telah terbukti pada banyak kaum muslimin pada masa sekarang ini. Mereka tidak memilih yang halal lagi dalam berusaha, bahkan mereka kumpulkan saja harta baik dari jalan halal maupun dari jalan haram. Dan kebanyakan hal ini karena keterlibatan mereka dalam muamalah riba. Banyak bank yang berpaktik secara ribawi, dan banyak pula orang yang terjerembab ke dalamnya. Betapa jelinya Imam Bukhari hingga beliau memasukkan hadits ini dalam Bab Firman Allah Azza wa Jalla âYaa ayyuhal-ladziina amanuu laa taâkulur-ribaa adhâaafan mudhooâaffahâ ayat 130 surat Ali Imran Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba secara berlipat ganda, untuk menjelaskan, bahwa praktik memakan riba secara berlipat ganda itu akan terjadi secara leluasa, yakni apabila manusia tidak mempedulikan cara mencari harta serta tidak membedakan antara yang halal dan yang haram. []
Sahabat SRM, kita hidup di zaman dimana riba telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Riba menyebar baik ke masyarakat golongan atas maupun bawah, menyebar baik ke masyarakat tidak berpendidikan maupun berpendidikan. Inilah masanya dimana sekarang tidak ada seorang pun yang tidak memakan riba. Bahkan mereka yang berusaha menjauh dari ribapun masih terkena debu riba. Inilah bukti bahwa kita saat ini telah memasuki akhir zaman. Rasulullah bersabda "Akan tiba masanya, kamu tidak akan dapat menjumpai seorang pun di dunia ini yang tidak akan memakan riba. Dan sekalipun jika seseorang menyatakan bahwa dia tidak memakan riba, ia tetap terkena debu riba." Abu Daud Saat akhir zaman telah tiba, banyak pesan-pesan khususnya terkait dengan riba. Berikut beberapa pesan riba di akhir zaman 1. Di akhir zaman jangan sembarangan mengikuti fatwa atau pendapat ulama Semakin dekatnya akhir zaman ditandai dengan diangkatnya ilmu oleh Allah SWT dengan cara diwafatkannya para ulama bersama dengan ilmunya. Sedikit demi sedikit cahaya kebenaran yang menerangi umat setelah diwafatkannya para ulama hilang dan perlahan padam. Hanya tinggal sedikit ulama akhir zaman yang dapat memancarkan cahaya kebenaran yang hakiki. âSesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari para hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang berilmu, maka manusia akan menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, kemudian mereka memberikan fatwa tanpa ilmu, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan orang lain.â Muttafaqun alaih. Ulama akhir zaman banyak yang tidak memiliki cahaya kebenaran. Hendaknya kita tidak sembarangan mengikuti fatwa atau pendapat ulama apalagi terkait riba, karena bab riba merupakan bab paling sulit menurut Ibnu Katsir. Akan ada banyak fatwa dan pendapat ulama yang berbeda tentang transaksi ekonomi dan riba. Jangan sampai kita sembarangan mengikuti fatwa atau pendapat ulama karena berdasarkan nubuat dari Rasulullah SAW akan banyak ulama yang sesat dan menyesatkan dan Rasulullah SAW menyebutnya sebagai makhluk yang paling jahat di kolong langit. âDari Ali bin Abi Thalib Ra. ia berkata Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Sudah hampir tiba suatu zaman akhur zaman, kala itu tidak ada lagi dari Islam kecuali hanya namanya, dan tidak ada dari Al-Qurâan kecuali hanya tulisannya hanya dibaca tanpa diikuti. Masjid-masjid mereka indah, tetapi kosong dari hidayah. Ulama mereka adalah sejahat-jahat makhluk yang ada di bawah kolong langit. Dari merekalah keluar fitnah, dan kepada mereka fitnah itu akan kembali.ââ HR. al-Baihaqi. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa keadaan umat Islam di akhir zaman akan banyak bermunculan ulama yang digambarkan sebagai makhluk terburuk karena banyak mengeluarkan fitnah yang sesat dan menyesatkan. Hukum riba yang sudah jelas dibuat samar dan dibuat seakan-akan merupakan perbedaan pendapat dikalangan para ulama dan dibebaskan sesuai dengan keyakinannya sehinggat umat menjadi ragu akan suatu hukum riba. Agar tidak ikut kedalam fitnah ulama yang sesat dan menyesatkan maka bertabayyunlah dengan berfikir kritis, meniliti dan menyelidiki setiap pendapat ulama tentang riba berdasarkan pemahaman yang menyeluruh dari Al Qur'an dan Hadis. Jangan sembarangan mengikuti pendapat ulama tanpa ilmu karena Allah telah menganugerahkan akal, mata, telingga dan hati yang dapat digunakan untuk berfikir akan kebenaran dan kelak semua itu akan dimintakan pertanggungjawaban. âWahai orang-orang beriman jika datang kepadamu seorang durhaka dengan membawa suatu berita maka selidikilah, supaya kamu tidak menimpakan musibah terhadap suatu kaum karena kebodohan, lalu kamu menyesal atas apa yang kamu telah lakukanâ Al Hujurat 6 âDan janganlah engkau mengikuti apa yang tentang itu engkau tidak mempunyai ilmu. Sesungguhnya telinga, mata dan hati, semunya akan ditanyai mengenainyaâ Al Isra' 36 2. Di akhir zaman simpanlah harta dalam real Akhir zaman ditandai dengan telah menyebarnya inti dari riba yaitu penggunaan uang kertas dan uang elektronik. Uang kertas atau uang elektronik dan segala bentuk uang yang tidak memiliki nilai intrinsik termasuk kedalam inti riba karena disinilah sumber riba dan menjadi sumber penindasan dan pinipuan yang dihalalkan. Uang yang demikian akan terus mengalami inflasi dan pada satu titik tertentu akan mengalami kehancuran dan tidak akan memiliki nilai. Rasulullah SAW jauh jauh hari telah memerintahkan untuk menggunakan kembali uang yang memiliki nilai intrinsik atau menyimpan hartanya dalam bentuk real seperti komoditi, tanah atau hewan ternak. Miqdam bin Maadikarib telah mengatakan bahwa dia mendengar Rasul Allah bersabda Waktu pastinya akan datang kepada umat manusia ketika hanya dinar dan dirham saja yang akan digunakan Ahmad "Harta terbaik yang dapat dimiliki di akhir zaman adalah domba yang akan dibawanya ke kaki bukit dan dikawasan dimana hujan turun, melarikan diri dengan agamanya dari sengketa umum." Bukhari Abu Bakar telah melaporkan bahwa Rasulullah bersabda kegemparan akan muncul setelah munculnya keributan yang lain, dan kemudian akan ada periode kegemparan yang mana seorang yang duduk lebih baik dari seorang yang berjalan, dan seorang yang berjalan lebih baik dari seorang yang berlari kepadanya. Bila itu terjadi dia yang memiliki unta patut tetap dengan unta-untanya, dan dia yang memiliki domba patut tetap dengan biri-birinya, dan dia yang memiliki tanah harus tetap dengan tanahnya..." Muslim Hadis diatas juga secara tidak langsung menjelaskan bahwa uang kertas dan seluruh sistemnya akan mengalami keruntuhan karena nilainya yang semakin hari semakin menurun. Uang kertas hanyalah kertas yang diakui bersama sebagai uang. Ketika kepercayaan dan transaksi tidak menggunakan uang kertas maka dengan sendirinnya uang akan runtuh. Ketika uang kertas akan runtuh maka harga barang seolah-olah akan melonjak namun sejatinya nilai uang kertaslah yang menurun, bukan harga barang. Uang elektronik seperti bitcoin jelas bukan solusi, karena memiliki karakteristik yang sama, yaitu tidak memiliki nilai intrinsik. Uang elektronik justru bisa lebih berbahaya karena hanya deretan digit digiatal yang sangat mudah untuk dihapus, dikurangi atau ditambah. Lihatlah kini negara-negara sudah mulai banyak yang meninggalkan uang kertas khususnya dollar atau diistilahkan dedollarisasi. Negara-negara kini berlomba-lomba menyimpan emas untuk persiapan keruntuhan uang kertas. Keruntuhan sisiten zalim uang kertas hanya tinggal menunggu waktu. Dari sekarang alihkan seluruh harta ke dalam harta yang real sesuai anjuran Rasulullah SAW agar harta kita tidak terus menerus mengalami pengurangan nilai. 3. Di akhir zaman sadarilah bahwa riba adalah fitnah dan ujian Akhir zaman adalah zaman yang dipenuhi berbagai fitnah dan ujian. Jangan sampai tertipu oleh tipu daya akhir zaman. Banyak yang tertipu dengan fitnah dan ujian akhir zaman. Tertipu bahwa yang dilakukannya adalah kebaikan yang dapat membawa kepada syurga namun justru sebaliknya yang dilakukannya justru membawanya ke jalan neraka. Di akhir zaman inilah banyak yang tertipu yang dilihatnya api padahal air dan sebaliknya. "Sungguh aku tahu apa yang ada bersama Dajjal, bersamanya ada dua sungai yang mengalir. Salah satunya secara kasat mata berupa air putih dan yang lainnya secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Bila ada yang menjumpainya, hendaklah mendatangi surga yang ia lihat berupa api dan hendaklah menutup mata, kemudian hendaklah menundukkan kepala lalu meminumnya karena sesungguhnya itu adalah air dingin.â Muslim Riba merupakan salah satu ujian terbesar yang hampir sebagian besar orang telah gagal melewatinya dan bahkan telah gagal untuk mengenali dan membedakan antara riba dan bukan riba. Banyak yang tertipu dengan label syariah namun yang dilakukannya riba. Banyak juga yang menyerukan transaksi ekonomi anti riba tapi ternyata yang dilakukannya justru riba. Banyak pula yang menjadikan dan menjual agama untuk menperoleh keuntungan melalui riba. Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda âAkan keluar pada akhir zaman orang-orang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama. Mereka berpakaian di hadapan orang lain dengan pakaian yang dibuat daripada kulit kambing berpura-pura zuhud dari dunia untuk mendapat simpati orang ramai dan perkataan mereka lebih manis daripada gula. Padahal, hati mereka adalah hati serigala. Allah subhanahu wa taâala berfirman kepada mereka Apakah kamu tertipu dengan kelembutan-Ku? Ataukah kamu terlalu berani berbohong kepada-Ku? Demi kebesaran-Ku, Aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri sehingga orang yang alim cendekiawan pun akan menjadi bingungâ.â HR. Tirmidzi Agar dapat melewati fitnah dan ujian akhir zaman khusunyanya ujian riba maka bersabarlah dan bersabarlah dengan senantiasa menguatkan diri dan menahan diri agar tidak terkena riba serta meninggalkan seluruh hal yang berhubungan atau terdapat perbedaan pendapat tentang riba. Jagalah keluarga agar tidak terkena riba, jauhi segala perkara yang mungkar, tinggalkan perkara yang umum yang bertentangan dengan agama serta segeralah dalam beramal. "Dari Abu Dzar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda,â Wahai Abu Dzar, bagaimana kamu jika berada dalam kekacauan?â Lalu beliau SAW menyilangkan jari jarinya. Abu Dzar berkata, â Apa yang akan engkau perintahkan kepadaku, ya Rasulullah?â beliau menjawab,âBersabarlah ! bersabarlah ! manusia akan berpura pura dengan akhlak dan perbuatan mereka.â HR Hakim dan Baihaqi Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra bahwa Rasulullah SAW bersabda , â Bagaimana denganmu jika kamu berada di tengah kekacauan, janji janji dan amanat mereka abaikan, kemudian mereka berselisih seperti ini ?â Lalu, beliau menyilangkan antara jari jari. Abdullah bin Amr bertanya,â Lalu , dengan apa engkau menyuruhku?â Beliau menjawab, âJagalah rumah, keluargamu, lidahmu, dan lakukanlah apa yang kamu tahu dan tinggalkan yang mungkar, serta berhati hatilah dengan urusanmu sendiri, lalu tinggalkanlah perkara yang umum.â HR Abu Daud dan Nasaâi "Bersegeralah kamu beramal sebelum menemui fitnah ujian berat seumpama malam yang sangat gelap. Seseorang yang masih beriman pada waktu pagi kemudian pada waktu petang dia sudah menjadi kafir atau seseorang yang masih beriman pada waktu petang kemudian pada keesokan harinya dia sudah menjadi kafir. Dia telah menjual agamanya dengan sedikit harta benda dunia.â HR. Muslim 4. Di akhir zaman ikutilah jamaah yang memahami agama dan menjalankan Al Qur'an dan Sunnah Saat akhir zaman dimana fitnah khsusnya riba telah telah meluas maka pesan Rasulullah SAW adalah berlindung dengan jamaah atau kelompok yang dipimpin oleh imam yang memahami agama berdasarkan Quran dan sunnah. Jika tidak ada maka lebih baik lindungilah keluarga dan tinggalkan semua fitnah dan segala yang berhubungan dengan riba sebagaimana kisah pemuda Ashabul Kahfi. "Di antara tanda-tanda hari kiamat sebagaimana yang telah digambarkan oleh Rasulullah kepada sahabatnya Hudzaifa, adalah seperti berikut Manusia akan mengikuti sunnah yang lain dari pada sunnahku dan memberikan panduan lain dari panduanku, jadi kamu akan temukan dari mereka suatu yang dapat diambil dan suatu yang harus ditolak. Aku bertanya apakah akan ada kejahatan setelah kebaikan tersebut dan beliau menjawab Ya, akan ada manusia yang akan menyeru manusia lain ke pintu neraka jahanam dan mencampakkan mereka dengan seruan mereka itu ke dalamnya. Aku meminta Rasulullah untuk menggambarkan mereka kepada kami dan beliau menjawab Mereka adalah dari kalangan kita dan berbicara seperti kita. Aku bertanya apakah perintah yang akan diberikannya kepadaku jika memang terjadi pada zamanku dan beliau menjawab Kamu harus setia kepada jamaat yaitu komunitas kaum yang beriman dan Imam yaitu Ameer atau kepala jamaat yang mana kekuatan diberikan kepadanya melalui metode Baiat atau sumpah setia oleh yang demikian masyarakat dan pemimpinnya akan hidup dengan kehidupan yang menurut Al Quran dan Sunnah dan, oleh sebab itu, merekalah yang benar-benar mendapat pedoman. Aku berkata Jika tidak ada jamaat atau pun Imam? Beliau bersabda Maka berpalinglah dari semua kelompok itu meskipun akar pohon melilitmu hingga maut menjemputmu dan engkau tetap seperti itu." Bukhari, Muslim Allahu A'lam Sumber Diolah dari berbagai sumber
riba di akhir zaman